Keinginan adalah kunci motivasi, tapi tekad dan komitmen itu pengejaran tanpa henti untuk sebuah tujuan yaitu komitmen menuju keunggulan yang akan memungkinkan Anda untuk mencapai keberhasilan yang Anda cari.

Translate

Tampilkan postingan dengan label Jaringan Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jaringan Komputer. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Maret 2020

Access Control List


Access Control List 2
A.   Pengertian
Access list adalah pengelompokan paket berdasarkan kategori. Access list bisa sangat membantu ketika membutuhkan pengontrolan dalam lalu lintas network. access list menjadi tool pilihan untuk pengambilan keputusan pada situasi ini. Penggunaan access list yang paling umum dan paling mudah untuk dimengerti adalah penyaringan paket yang tidak diinginkan ketika mengimplementasikan kebijakan keamanan.
Sebagai contoh kita dapat mengatur access list untuk membuat keputusan yang sangat spesifik tentang peraturan pola lalu lintas sehingga access list hanya memperbolehkan host tertentu mengakses sumber daya WWW sementara yang lainnya ditolak. Dengan kombinasi access list yang benar, network manajer mempunyai kekuasaan untuk memaksa hamper semua kebijakan keamananyang bisa mereka ciptakan. Access list juga bisa digunakan pada situasi lain yang tidak harus meliputi penolakan paket. Sebagai contoh access list digunakan untuk mengontrol network mana yang akan atau tidak dinyatakan oleh protocol dynamic routing. Konfigurasikan access list dengan cara yang sama. Perbedaannya disibni hanyalah bagaimana menerapkannya ke protocol routing dan bukan ke interface. Kita juga bisa menggunakan access list untuk mngkategorikan pakt atau antrian /layanan QOS, dan mengontrol tipe lalu lintas data nama yang akan mengaktifkan link ISDN.

B.   Percobaan ACL
Untuk percobaan ACL kita gunakan Cisco Packet Tracer, berikut langkahnya :
1.    Buka aplikasi Cisco Packet Tracer
2.    Pasangkan 6 buah PC-PT,  3 buah switch 2950T-24, 2 buah router 2811, dan 6 buah node seperti pada gambar berikut:

Dari node ke switch, dari switch ke router kita menggunakan kabel straight dan dari router ke router memakai kabel serial DTE.
3.    Kita menggunakan control access list agar PC 0 tidak bisa masuk ke jaringan switch 1 maka kita seting pada router seperti pada gambar berikut:
C.   Kesimpulan
Agar dapat mem-blok sebuah host atau sebuah jaringan kita bisa menggunakan access list control dengan cara memasukan kontol accessnya sedekat mungkin dengan tujuan.

Baca Selanjutnya »

Senin, 02 Maret 2020

MENGENAL KELAS JARINGAN DAN KOMUNIKASI ANTAR ROUTER




MENGENAL KELAS JARINGAN DAN KOMUNIKASI ANTAR ROUTER

IP address dibagi menjadi beberapa kelas, yaitu:
Kelas A : 0.0.0.0 sampai dengan 127.255.255.255
Kelas B : 128.0.0.0 sampai dengan 191.255.255.255
Kelas C : 192.0.0.0 sampai dengan 223.255.255.255
Kelas D : 224.0.0.0 sampai dengan 239.255.255.255
Kelas E :    240.0.0.0 sampai dengan 255.255.255.255

Private IP
IP Private terbagi pada setiap kelas IP Address.
Kelas A : 10.0.0.0 samapai dengan 10.255.255.255 --> 1 identitas jaringan
Kelas B : 172.16.0.0 sampai dengan 172.31.255.255 --> 16 identitas jaringan
Kelas C : 192.168.0.0 sampai dengan 192.168.255.255 --> 256 identitas jaringan

Subnet Mask
Kelas A : Default Subnet Mask --> 255.0.0.0
Kelas B : Default Subnet Mask --> 255.255.0.
Kelas C : Default Subnet Mask --> 255.255.255.




Untuk mengkoneksikan beberapa jaringan dalam kelas yang berbeda harus menggunakan bantuan router, router ini disetting sesuai dengan IP address apa saja yang akan dihubungkan sesuai dengan port-nya masing-masing. Berikut simulasi komunikasi antar router dalam kelas jaringan yang berbeda menggunakan Packet Tracer 3.2 :


1.      PC0                              gateway 205.7.5.1                               ip address 205.7.5.2
2.      PC1                              gateway 205.7.5.1                              ip address 205.7.5.3
3.      Router Lab_A              0/0 ip address 192.5.5.1                     1/0 ip address 205.7.5.1                                             2/0 ip address 201.100.11.1
4.      PC2                              gateway 192.5.5.1                              ip address 192.5.5.2
5.      PC3                              gateway 192.5.5.1                              ip address 192.5.5.3
6.      Router Lab_B              0/0 ip address 219.17.100.1               2/0 199.6.13.1
3/0 201.100.11.2
7.      PC4                              gateway 219.17.100.1                        ip address 219.17.100.2
8.      PC5                              gateway 219.17.100.1                        ip address 219.17.100.3
9.      Router Lab_C              0/0 ip address 223.8.151.1                 2/0 ip address 204.204.7.1    
3/0 199.6.13.2
10.  PC6                              gateway 223.8.151.1                          ip address 223.8.151.2
11.  PC7                              gateway 223.8.151.1                          ip address 223.8.151.3
12.  Router Lab_D              0/0 210.93.105.1                                3/0 204.204.7.2
13.  Router Lab_E               0/0 210.93.105.2
14.  PC8                              gateway 210.93.105.1                        ip address 210.93.105.3
15.  PC9                              gateway 210.93.105.1                        ip address 210.93.105.4

See  you on next posting… !!


Baca Selanjutnya »

CARA MENGHITUNG IP


CARA MENGHITUNG IP

Jumlah komputer  : 53
           
27
26
25
24
23
22
21
20
128
64
32
16
8
4
2
1
1
1
1
1
1
1
1
1

    32 + 16 + 8 + 4 + 2 + 1 = 63
SUBNET :
128 + 64 = 192
255.255.255.192
MISAL MENGGUNAKAN IP 192.168.0.0

SIMBOL PENULISAN :
11111111.11111111.11111111 = 24
SISA DIGIT  2, SEHINGGA 24 + 2 = 26
MAKA SIMBOL PENULISAN à /26

NETWORK ID :
256 – 192 = 64
192.168.0.64/26

IP PERTAMA :
NETWORK ID +1 à 192.168.0.65/26

IP TERAKHIR :
NETWORK ID + 63 (JUMLAH KOMPUTER) – 1 à 64 + 63 -1 = 126
192.168.0.126/26

IP BROADCAST :
NETWORK ID + 63 (JUMLAH KOMPUTER)  à 64 + 63= 127
192.168.0.127/26


Baca Selanjutnya »

PENGERTIAN IP PUBLIC DAN IP PRIVATE


PENGERTIAN IP PUBLIC DAN IP PRIVATE

IP Public adalah IP address yang digunakan untuk lingkup internet, host yang menggunakan IP public dapat diakses oleh seluruh user yang tergabung diinternet baik secara langsung maupun tidak langsung (melalui proxy/NAT). contoh IP Public adalah akses Speedy modem yang merupakan IP Public 125.126.0.1
IP Private adalah IP address yang digunkan untuk lingkup intranet, host yang menggunakan IP Private hanya bisa diakses di linkup intranet saja. contoh IP private akses di LAN modem menggunakan IP Private 192.168.1.1

Baca Selanjutnya »

PERBANDINGAN ASTINET TELKOM DAN IPLC/DPLC INDOSAT 2011


MAKALAH
PERBANDINGAN ASTINET TELKOM DAN
IPLC/DPLC INDOSAT
2011


A.      ASTINet
1.                Teknologi
Akses internet bagi perorangan ataupun perusahaan menjadi kebutuhan dalam komunikasi dan era global saat ini. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut TELKOM menyediakan layanan ASTINet (Access Service Dedicated To Internet), yang dikenal dikalangan pengguna jasa Internet pada umumnya yaitu Leased Line untuk koneksi ke Internet. ASTINet adalah layanan akses internet dan multimedia TELKOMNet untuk Akses Internet menuju Global Internet.
2.                Layanan
Layanan ini menyediakan fasilitas koneksi akses ke Internet yang disediakan pada port router TELKOMNet. Fasilitas ini dapat digunakan untuk akses Internet secara dedicated dengan menggunakan beragam fasilitas saluran akses yang tersedia, misalnya melalui akses leased line, akses DSL (HSMA), dedicated VSAT, akses radio dan sebagainya.
Dengan layanan ASTINet ini pelanggan dapat menikmati layanan akses Internet dengan kenyamanan akses selama 24 jam sehari. Layanan ini menyediakan layanan akses internet secara dedicated dengan kecepatan mulai dari 64 Kbps sampai dengan 2 Mbps. Karakteristik layanan ASTINet adalah sebagai berikut :
·         Fully dedicated high speed connection to Global Internet.
·         Connecting customer LAN to Internet melalui TelkomNetrouter.
·         Guaranteed Quality of Service for customer satisfaction.
·         Account Manager TELKOMC4 (Corporate Customer Care Center) , dengan nomor akses 0800-1-TELKOM (0800-1-835566).


3.    Fitur dan Tarif
a) Fitur
1.         Akses internet dengan kecepatan mulai dari 64 Kbps sampai dengan 2 Mbps.
2.         Reliabilitas dan performansi akses yang baik ditunjang dengan ketersediaan bandwidth ke Global Internet yang handal.
3.         Service Level Guarantee :
·           Availability 98%-99.99%
·           MTTR 10 jam.
·           MTTI 9 hari.
·           Ratio 1:1 (Upstream:Downstream)
4.         Throughput sampai dengan Gateway TELKOMNet Throughput dari Gateway TELKOMNet I ke pelanggan sesuai dengan kecepatan yang diminta.

b) Tarif
Biaya yang dikenakan ke pelanggan terdiri dari :
1. Biaya pasang baru (Instalasi)
2. Biaya pemakaian bulanan
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi :
1. Corporate Customer Care : 0-800-1-TELKOM(835566)
2. Account Manager

a) Biaya Bulanan :
1. Paket Warnet:
a.       Up: 256 Kbps / Down: 512 Kbps = Rp. 850.000 per bulan
b.      Up: 384 Kbps / Down: 1 Mbps = Rp. 1.450.000 per bulan
c.       Up: 512 Kbps / Down: 1.5 Mbps = Rp. 1.900.000 per bulan
d.      Up: 768 Kbps / Down: 2 Mbps = Rp. 2.300.000 per bulan
e.       e. Up: 1 Mbps / Down: 3 Mbps = Rp. 3.150.000 per bulan

2. Paket Lokal / IIX CIR 1:1
a)      Up: 512 Kbps / Down: 512 Kbps = Rp. 950.000 per bulan
b)      Up: 1 Mbps / Down: 1 Mbps = Rp. 1.800.000 per bulan
c)      Up: 2 Mbps / Down: 2 Mbps = Rp. 3.000.000 per bulan
d)      Up: 3 Mbps / Down: 3 Mbps = Rp. 4.500.000 per bulan

b) Biaya Pemasangan / Aktivasi.
1.      Biaya Setup: Rp. 5.500.000 (sekali bayar) antena, ups, kabel jaringan secukupnya.
2.      Biaya Tower: Rp. 750.000 per stage. status tower baru (bukan 2nd) @5 meter (sekali bayar).

Catatan:
FREE Mikrotik RB750GL dan setting.
Untuk Tower/Tiang, Calon anggota juga bisa menyediakan sendiri.

Syarat Pendaftaran:
1.    Foto Copy Identitas
2.    Mengisi Formulir Berlangganan (setelah hasil survey layak)
3.    Menyetujui kontrak berlangganan / Surat Perjanjian menjadi anggota.

  1. IPLC / DPLC Indosat
1.    Teknologi
Indosat menyediakan layanan komunikasi data private leased yang dapatmemberikan solusi guna memenuhi kebutuhan komunikasi suara, data maupun video dengan kecepatan tinggi dan jaminan kapasitas yang bersifat dedicated. Private Leased Circuit merupakan sirkuit sewa digital point to point yang bersifat clear channel berkecepatan tinggi, dan dapat menghubungkan lokasi perusahaan di Indonesia dengan mitranya di dalam negeri (domestik) dan ke luar negeri secara terintegritasi. Leased Channel, solusi untuk mengkoneksikan jaringan kita dengan menyewa pada operator telco untuk bandwidth tertentu, biasanya biaya dihitung dari banyaknya node, besarnya bandwidth yang digunakan dan jarak antara nodetersebut, semakin besar bandwidth dan semakin jauh jarak antara satu nodedengan yang lain akan semakin mahal biayanya. Perusahaan yang kita sewabiasanya perusahaan yang telah mempunyai infrastruktur ke seluruh Indonesiaatau keluar negeri (tergantung kebutuhan), infrastruktur kebanyakanmenggunakan Teresterial dan Metro-e yang rata-rata backbonenya menggunakanFiber Optic (FO).
Konfigurasi :



2.         Layanan
Layanan Private Leased Circuit yang ditawarkan Indosat yaitu:
1.       International Private Leased Circuit (Indosat World Link)
Indosat World Link (IWL) memiliki kapasitas yang tinggi sehinggamampu mengirim aplikasi data, suara dan video dengan menggunakan jaringankabel laut dengan kecepatan narrowband (64 Kbps s/d 2 Mbps) dan broadband (45Mbps, 155 Mbps). Khusus IWL Standard tujuan Singapore, Indosat memiliki 2 POP di Jakarta dan Batam. Indosat juga menyediakan kapasitas 64 Kbps s/d 2 Mbps, dan juga menyediakan kapasitas > 155 Mbps seperti STM4, STM16 dan Lambda (STM 64).
Indosat World Link terdiri dari 2 kategori :
a)      IWL Premium yang berback up dengan SLA 99.9%2.
b)      IWL Standard dengan SLA 99.6%
2.       Domestic Private Leased Circuit (Indosat National Link)
Indosat National Link (INL) menyediakan layanan bagi perusahaan diIndonesia dengan cakupan domestik secara on-line, baik innercity (dalam kota)maupun intercity (antar kota).Kecepatan akses INL mencapai 64 Kbps sampai dengan STM 64 denganpilihan solusi n x 64 Kbps, n x E1, n x 45 Mbps, n x 155 Mbps (STM1), n x STM4, n x STM 16.
Keuntungan :
a)      Jaringan yang bersifat pribadi dan aman
b)      Diversity domestik/international routing/restoration
c)      Plan on demand

d)      Pelayanan pelanggan yang cepat, handal dengan
e)      Helpdesk dan technical assistant 24 jam
Layanan DPLC Indosat yang ditawarkan yaitu:
1)      Carrier Ethernet
Indosat menyediakan layanan Carrier Ethernet untuk memenuhi kebutuhan telekomunikasi perusahaan yang kompleks, dimana dituntut dukungan suatu jaringan yang fleksibel, aman, handal serta dengan harga terjangkau. Layanan ini mampu menghubungkan suatu perusahaan dengan kantor cabangnya di seluruh Indonesia (domestik) dan atau kantor cabang/perwakilan internasional di luar negeri dengan konsep point-to-point, point-tomultipoint ataupun konfi gurasi mesh untuk seluruh aplikasiperusahaan (data, video, suara, internet, dsb).
Indosat Carrier Ethernet memberikan konektivitas dengan bandwidth yang transparent, simetrikal dengan range bandwith dari 1Mbps hingga 10 Gbps. Sehingga, layanan ini cocok digunakan baik untuk perusahaan multinasional, perusahaan publik, pemerintah, maupunperusahaan penyedia layanan telekomunikasi.Indosat Carrier Ethernet menggunakan semua teknologi transportdan media transmisi yang ada, dari protokol Ethernet over SDH, DWDM,MPLS hingga Metro Ethernet untuk menjamin ketersediaan layanan bagitiap pelanggan. Carrier Ethernet menggunakan sarana akses Clear Channel(serat optik, microwave dan VSAT), Frame Relay, ATM dan MetroEthernet.
2)      IVPN
Indosat IP-VPN adalah layanan VPN Layer 3 berbasis IP/MPLSdengan cakupan domestik maupun internasional untuk memenuhikebutuhan komunikasi perusahaan yang kompleks, dimana dituntut dukungan suatu jaringan yang fleksibel, aman, handal serta dengan harga terjangkau. Layanan Indosat IPVPN mampu menghubungkan suatuperusahaan dengan kantor cabangnya di seluruh Indonesia (domestik) danatau kantor cabang/perwakilan internasional di luar negeri dengan konsepany to any baik mesh maupun hub to spoke untuk aplikasi suara, data,video dan internet.
Teknologi IP/MPLS memungkinkan aliran lalu lintas data berjalanefesien dengan adanya klasifikasi data berdasarkan prioritas dan manajemen trafik dalam single platform dimana data yang dikirim tidak hanya berdasar pada alamat IP yang dituju, tetapi juga berdasar identitas label pada paket data yang dikirim. Label tersebut berfungsi sebagaipenunjuk rute aliran data, sehingga membentuk jalur maya atau yang biasadisebut Label Switching Path (LSP). IPVPN dapat menggunakan saranaakses Clear Channel (serat optik, copper, microwave dan VSAT), sertaMetro Ethernet.
c.  Tarif
Tarif berlangganan untuk layanan ini adalah :
·         Biaya instalasi = Rp 2.000.000,- (one time charge)
·         Biaya bulanan : *
·         Produk 64/512, artinya upstream 64 kbps dengan downstream maksimal 512 kbps (CAR 50 Kbps) = Rp. 2.750.000,-
·          Produk 32/384, artinya upstream 32 kbps dengan downstream maksimal 384 kbps (CAR 32 Kbps) = Rp. 1.950.000,-
·         Koneksi yang bersifat ‘always on'.
·         Sharing bandwidth dengan maksimum speed upstream/downstream 128/512 kbps.
·         Committed Access Rate (CAR) 50 Kbps dan 32 Kbps.
·         Unlimited Usage.
*informasi tarif bisa berubah, hubungi ics.sales@indosat.com


Baca Selanjutnya »